PLNWatch.id | Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe ultra fast charging pertama di Indonesia telah diresmikan Presiden Joko Widodo.
Fasilitas ini dipersiapkan untuk mendukung operasional kendaraan delegasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Baca Juga:
Pengisian EV Melonjak 479 Persen Saat Nataru, ALPERKLINAS: Sinyal Kuat Perubahan Perilaku Konsumen dan Tantangan Baru Tata Kelola Listrik Nasional
SPKLU yang berada di Bali ini memiliki beberapa keistimewaan.
Salah satunya mampu mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kilo Watt hour (kWh) hanya dalam waktu 30 menit saja dari posisi kosong.
Tak hanya itu, SPKLU dengan daya 200 kilo Watt (kW) ini dilengkapi dengan fitur simultan charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak Tajam Selama Siaga Nataru 2025/2026
Dengan fitur ini, maka distribusi beban listrik yang dialirkan secara dinamis ke dua mobil yang sedang diisi dayanya.
Selain itu, SPKLU ini sudah menerapkan standardisasi IP (ingress protection) 55 yang membuat tahan air untuk semprotan dari segala arah, serta desain yang padat dan ergonomis mampu memberikan 96 persen efisiensi daya untuk penghematan energi.
Belum lagi tingkat keamanan yang terjamin dengan tersertifikasi IEC 61851 untuk pengendara mobil listrik.