Investor tinggal menyiapkan lokasi serta SDM untuk mengoperasikan dan memelihara SPKLU.
"Jadi nanti seperti SPBU, ada yang dikelola PLN dan ada yang dikelola pihak lain. Tapi apa pun, pasokan listriknya tetap dari PLN yang terjamin keandalannya," ujar dia.
Baca Juga:
Dukung Timnas Indonesia di AFC Futsal Asian Cup 2026, PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Berlapis di Indonesia Arena GBK
Dengan begitu, tegas Doddy, diharapkan ketersediaan SPKLU akan semakin banyak untuk menjawab kekhawatiran sebagian masyarakat yang ingin masuk ke era kendaraan listrik.
"Walaupun, sebenarnya kalau untuk Jawa saja, itu sudah memadai. Itu sudah kita buktikan sendiri dengan ekspedisi mobil listrik dari ujung barat hingga ke timur Trans-Jawa, SPKLU sudah ada di rest area dan di beberapa kota," tuturnya.
Doddy juga mengatakan bahwa edukasi dan sosialisasi tetap diperlukan untuk mengubah mindset masyarakat di era kendaraan listrik.
Baca Juga:
UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Jadi Primadona di Festival MAMF 2025 Korea Selatan
Misalnya, mengenai insentif yang diberikan PLN berupa diskon harga listrik pada malam hari yang bisa dimanfaatkan para pengguna kendaraan listrik untuk mengisi ulang daya baterai kendaraannya. [Tio]