PLNWatch.WAHANANEWS.CO - Di tengah hujan dan tekanan pemulihan listrik, tim PLN Transmisi tetap berjibaku siang dan malam untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Utara.
Anggota DPRD Medan Binsar Simarmata mengapresiasi kerja keras tim PLN Transmisi yang terus melakukan perbaikan sistem kelistrikan di Sumatera Utara, termasuk wilayah Kota Medan, agar pasokan listrik dapat kembali pulih seperti sedia kala.
Baca Juga:
Data Center Terbesar Digital Edge Diperkuat Pasokan Listrik 2x725 MVA dari PLN
“Kita apresiasi kerja keras mereka untuk memulihkan sistem kelistrikan yang belakangan ini bermasalah karena cuaca ekstrem. Siang dan malam di tengah hujan mereka tetap bekerja untuk memperbaiki sistem kelistrikan, karena 12 tower terdampak hujan angin beberapa waktu lalu,” tegas Binsar Simarmata pada wartawan, Rabu (10/6/2026).
Politisi Partai Perindo yang duduk di Komisi II DPRD Medan itu menyampaikan, gangguan sistem kelistrikan di Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir dipicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.
Menurut Binsar, kondisi cuaca tersebut berdampak pada kerusakan 12 tower transmisi di kawasan Galang, Sei Mangkuk.
Baca Juga:
PLN Perluas Electrifying Agriculture, Petani dan Peternak Sulselrabar Nikmati Efisiensi Biaya
Kerusakan tower transmisi itu kemudian berkorelasi terhadap berkurangnya kemampuan penyaluran daya listrik di sebagian wilayah Sumatera Utara.
Kondisi tersebut membuat PLN perlu melakukan pengaturan pasokan listrik secara terukur pada sejumlah wilayah terdampak.
Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara juga turut merasakan dampak dari gangguan tersebut.
Apalagi, jaringan transmisi yang terdampak merupakan bagian dari tulang punggung interkoneksi kelistrikan Sumatera.
Sejak Jumat (5/6/2026), PT PLN (Persero) telah melakukan langkah percepatan pemulihan dengan mengerahkan 154 personel PLN dan mitra kerja.
Para personel tersebut ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan tiga Tower Emergency Restoration System (ERS) sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan jaringan transmisi.
Selain personel teknis, PLN juga mengerahkan puluhan personel pendukung untuk membantu proses pekerjaan di lapangan.
Personel pendukung itu bekerja siang dan malam untuk membantu mobilisasi peralatan, pengantaran logistik, serta memastikan kelancaran pekerjaan pemulihan.
Dalam rangka mempercepat proses pemulihan, PLN turut bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Sinergi tersebut dilakukan untuk memobilisasi tujuh set Tower ERS dari Jakarta, Balikpapan, dan Banjarbaru.
Seluruh peralatan Tower ERS itu telah tiba di lokasi pekerjaan pada Minggu (7/6/2026).
Pembangunan tiga Tower ERS kemudian berhasil diselesaikan pada Senin (8/6/2026).
Setelah struktur tower selesai dibangun, tim PLN langsung melanjutkan pekerjaan penarikan dan pemasangan konduktor.
Hingga Selasa (9/6/2026) malam, pemasangan konduktor untuk dua fasa, yakni fasa S dan fasa T, telah berhasil diselesaikan.
Pada Rabu (10/6/2026), pekerjaan dilanjutkan dengan penarikan konduktor fasa R serta perbaikan travers pada tower T17 dan T21.
Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan secara intensif dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan ketelitian teknis.
Langkah tersebut dilakukan agar jaringan transmisi dapat segera kembali beroperasi secara optimal.
PLN terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sumatera Utara.
Koordinasi dengan para pemangku kepentingan juga terus diperkuat agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan terukur.
Upaya tersebut menjadi bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Pemulihan sistem kelistrikan juga dilakukan untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan kegiatan perekonomian.
“Kita sangat berterima kasih atas kerja keras para petugas untuk memulihkan listrik di daerah kita,” pungkas Binsar Simarmata.
[Redaktur: Sandy]