Lalu petugas tersebut memeriksa hasil tersebut. Di saat itu juga wanita tersebut kembali menyampaikan kekesalannya.
"Inikan aneh sekali. Orang belum datang kok sudah dikirim hasil. Terus dua-duanya positif lagi. Inikan merugikan, saya besok mau terbang ke Bali. Gimana, saya gak bisa dong. Karena kalian sudah bikin tes palsu," ujar wanita tadi.
Baca Juga:
‘Peternakan Manusia’ di Georgia Eksploitasi 100 Wanita untuk Bisnis Sel Telur
Kemudian komplain wanita ini dihadapi oleh petugas lainnya masih sama menggunakan kaos Bumame Farmasi.
"Maaf bu, ini ada human error dari kami," jawab petugas perusahaan layanan tes PCR.
Mendapatkan jawaban seperti itu, wanita tadi sempat kesal dan meminta segera diproses permohonannya bila tidak akan dilaporkan ke kementerian kesehatan.
Baca Juga:
Fakta Baru: Perempuan Lebih Memilih Pria Muda, Ini Alasan di Baliknya
Sontak, dengan beredarnya video tersebut langsung ditanggapi oleh Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja.
"Dengan segala kerendahan hati, memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian tidak menyenangkan yang Ibu Zakiah alami pada pagi hari ini tanggal 3 Februari 2022 di Bumame Farmasi SCBD," tulis Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja dalam keterangan suratnya, Kamis (3/2/2022). [Tio]