“Kami ingin setiap individu tidak panik dan tahu persis ke mana harus melangkah serta di mana titik kumpul yang telah ditentukan,” ujar Aprilia.
Ia menilai kesiapsiagaan pegawai menjadi bagian penting dalam menekan dampak apabila insiden benar-benar terjadi di lingkungan kerja.
Baca Juga:
Abdul Muhyi Akan Audiensi ke Kejaksaan Agung RI, Minta Penjelasan Terbuka Soal Temuan Map Bertuliskan "Bupati Karawang"
“Kesiapsiagaan ini adalah investasi untuk menekan risiko sekecil mungkin jika insiden nyata terjadi,” ujar Aprilia.
Selaras dengan hal tersebut, General Manager PLN UIP KLB, Susilo, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar di lingkungan PLN.
“Lingkungan kerja yang aman adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Susilo.
Baca Juga:
GIBAS Jaya Karawang Desak DLH Jabar Publikasikan Hasil Uji Limbah Sungai Kutanegara Ciampel
Menurut Susilo, simulasi rutin diperlukan untuk membentuk respons cepat dan refleks keselamatan bagi seluruh insan PLN.
“Melalui simulasi rutin ini, kami ingin membangun refleks yang sigap bagi setiap insan PLN,” tegas Susilo.
Ia menambahkan bahwa keamanan pegawai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.