“Ini bukan lagi sekadar janji. Bagi kami, ini bukti,” kata Yustinus singkat.
Kisah Kiku Wanggarara memperlihatkan bahwa keberhasilan kebijakan nasional tidak selalu diukur dari laporan dan grafik, melainkan dari satu per satu dusun yang berhasil keluar dari gelap.
Baca Juga:
Dari Gelap Menuju Terang, Turewudha Akhirnya Menyala: Bupati Ngada Resmikan Jaringan Listrik, Harapan Warga Puluhan Tahun Terjawab
Di sanalah janji Presiden diuji -- bukan di ruang konferensi, melainkan di rumah-rumah sederhana yang akhirnya teraliri listrik negara.
Dari satu dusun di Sumba, target nasional itu kini memiliki wajah. Wajah warga yang tak lagi bergantung pada lampu minyak, dan wajah negara yang mulai hadir secara nyata di wilayah paling pinggir Indonesia.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]