Kapasitas tersebut menjadikan Digital Edge Indonesia sebagai pemegang PJBTL terbesar PLN sekaligus salah satu data center berkapasitas daya terbesar di Indonesia.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa PLN terus berperan aktif dalam memperkuat ekosistem digital nasional, termasuk pengembangan sektor data center, melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Cari SPKLU Makin Mudah, PLN Mobile Jadi Sahabat Pengguna Kendaraan Listrik
“Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,” ujar Darmawan.
Dalam kesempatan tersebut, Komisaris PLN Jisman Hutajulu menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Menurutnya, kebutuhan listrik sektor digital akan terus meningkat seiring berkembangnya pusat data dan teknologi berbasis AI di Indonesia.
“Jadi data center ini demand -nya banyak sekali. Listrik yang andal untuk data center ini sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kami menjaga mutu pasokan listrik khusus data center ini yang sudah dilengkapi double feeder ,” ujar Jisman saat sambutan di acara topping off fasilitas data center CGK1 Digital Edge Indonesia, Jumat (22/5).
Baca Juga:
Pengguna Mobil Listrik Tak Perlu Bingung, SPKLU Kini Mudah Dicari Lewat PLN Mobile
Jisman menambahkan, PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri pusat data dan ekosistem digital nasional.
“Jadi listrik yang andal dan scalable adalah fondasi pertama ekonomi digital dan siap tumbuh bersama kebutuhan infrastruktur AI di Indonesia”, pungkasnya.
[Redaktur: Sandy]