Hadirnya pembangkit EBT dapat menggantikan peran pembangkit fosil yang saat ini beroperasi, sehingga dapat meningkatkan bauran energi bersih.
“Kami tahu, kami harus berubah juga. Kami tidak akan mampu menanggung beban ini sendirian. Satu-satunya cara untuk maju adalah melalui kolaborasi. Kolaborasi dalam teknologi, strategi, kebijakan, dan investasi,” tambahnya.
Baca Juga:
PLN Perkuat Listrik Larat, Pemeliharaan Jaringan Dikebut demi Pasokan Andal di Tanimbar
CEO Sumitomo Coorporation Masayuki Hyodo merasa sangat terhormat mendapat dukungan yang luar biasa untuk membuat langkah maju dalam upaya transisi energi di Indonesia.
“Sekarang adalah waktu untuk membuat langkah maju terutama menangani masalah perubahan iklim. Persoalan ini mendesak bagi umat manusia di seluruh dunia. Tidak hanya Indonesia tetapi juga Jepang,” ujarnya.
Masayuki menambahkan, kolaborasi dengan PLN dapat membuat langkah maju dalam rangka transisi energi. Ia optimistis, kerja sama antara PLN dan Sumitomo, merupakan langkah proaktif yang dapat mendukung pengurangan emisi CO2.
Baca Juga:
PLN Kerahkan 11 Tower Emergency, Pemulihan Listrik Sumut Dikebut Usai Cuaca Ekstrem
“Kami optimistis agenda ini memberi harapan bagi masyarakat dan banyak pemangku kepentingan di Indonesia,” pungkasnya. [Tio]