"Kondisi kelistrikan ini sangat cukup dan siap untuk mendukung pertumbuhan sektor industri di Riau," imbuhnya.
Direktur PTPN V Jatmiko K Santosa mengatakan, langkah ini merupakan sinergi antar BUMN untuk menekan biaya operasional perusahaan.
Baca Juga:
Tujuan Meningkatkan Kualitas Pegawai, PLN Indonesia Power Lakukan Hal Ini
Jatmiko menjelaskan dengan beralihnya 2 Pabrik Kelapa Sawit ke listrik PLN, maka PTPN V dalam meningkatkan efisiensi biaya sebesar Rp 14,5 miliar per tahun.
Jatmiko menambahkan, PTPN V akan mengalokasikan listrik dari PLN ini untuk Pabrik Kelapa Sawit Sei Buatan di Siak dan Tanah Putih di Rokan Hilir.
Kerja sama ini akan terus berlanjut sesuai dengan rencana PTPN V membuat 100 persen konektivitas aliran listrik dari PLN.
Baca Juga:
Perkuat Ekonomi Lokal Sekitar Pembangkit, ALPERKLINAS Apresiasi PLN Olah 3,44 Juta Ton Abu Sisa Pembakaran Batubara PLTU
“Selanjutnya pada tahun 2023, kami berencana menambah konektivitas listrik PLN di 57 lokasi masing-masing 49 perumahan afdeling, 2 perumahan emplasment dan 5 perumahan pabrik. Dan pada tahun 2023, tahun depan juga dilengkapi konektivitas listrik PLN di 10 unit pabrik kelapa sawit," tambah Jatmiko. [Tio]