Fasilitas CGK1 juga menjadi salah satu data center dengan kebutuhan daya terbesar yang pernah dibangun di Indonesia.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan perseroan berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional melalui penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Jutaan Baterai Bekas EV Berpotensi Perkuat Jaringan Listrik, ALPERKLINAS: PLN Bisa Jadi Penggerak Utama
“Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, kolaborasi PLN dan Digital Edge Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan infrastruktur nasional dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi digital.
“Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,” ujar Darmawan.
Baca Juga:
Investor Tinggalkan Google dan Tesla, Rp 8.961 Triliun Nilai Pasar Lenyap dalam Sepekan
Komisaris PLN, Jisman Hutajulu, menilai kebutuhan listrik sektor digital akan terus meningkat seiring bertambahnya investasi pusat data dan perkembangan teknologi AI di Indonesia.
Menurut Jisman, keandalan pasokan listrik menjadi syarat utama agar pusat data dapat beroperasi optimal tanpa risiko gangguan yang dapat menghambat layanan digital.
“Jadi data center ini demand-nya banyak sekali,” ujar Jisman saat memberikan sambutan pada acara topping off fasilitas data center CGK1 Digital Edge Indonesia.