Ia menegaskan bahwa pusat data membutuhkan pasokan listrik dengan kualitas dan keandalan tinggi.
“Listrik yang andal untuk data center ini sangat dibutuhkan,” ujar Jisman.
Baca Juga:
Abdul Muhyi Akan Audiensi ke Kejaksaan Agung RI, Minta Penjelasan Terbuka Soal Temuan Map Bertuliskan "Bupati Karawang"
Jisman menyebut PLN menjaga mutu pasokan listrik khusus untuk data center melalui dukungan infrastruktur yang lebih siap.
“Oleh karena itu, kami menjaga mutu pasokan listrik khusus data center ini yang sudah dilengkapi double feeder,” ujar Jisman.
Ia menambahkan bahwa PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi dari sektor digital dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga:
GIBAS Jaya Karawang Desak DLH Jabar Publikasikan Hasil Uji Limbah Sungai Kutanegara Ciampel
“Jadi listrik yang andal dan scalable adalah fondasi pertama ekonomi digital dan siap tumbuh bersama kebutuhan infrastruktur AI di Indonesia,” pungkas Jisman.
Digital Edge Indonesia dan PLN menilai kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
Dengan semakin besarnya kapasitas pusat data dan kebutuhan komputasi AI, ketersediaan listrik yang stabil diperkirakan menjadi faktor penentu dalam menarik investasi digital skala global ke Tanah Air.