PLNWatch.id | Kebakaran menghanguskan 13 lapak pemuluk di Jalan Ciketing RT 01/03, Sumur Batu, Bantar Gebang, Kota Bekasi.
Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari alat penanak nasi.
Baca Juga:
Pascakebakaran di NTB, Pemerintah Siapkan Permukiman Baru Berstandar Tipe 36
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin mengatakan, api mulai terlihat pertama kali pada Senin, 18 April 2022 malam pukul 19.55 WIB.
Api diduga berasal dari korsleting listrik salah satu rumah warga.
“Korsleting alat magic com (penanak nasi) hingga mengeluarkan api dan membesar tidak dapat dikendalikan,” kata Aceng ketika dimintai konfirmasi, Selasa (19/4/2022)
Baca Juga:
Kebakaran Gudang LPG Bekasi, Pertamina Pastikan Pasokan Tak Terganggu
Kebakaran tersebut pun menghanguskan 13 rumah semipermanen yang dibangun.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa. Sementara, rumah semi permanen yang hancur ada 13 orang,” tuturnya.