”Tapi, di-charge 30 menit bisa jalan 10 kilometer, jadi aman. Banyak orang khawatir kalau mati di jalan gimana? Ya sudah tinggal cari colokan aja. Dicolok 30 menit bisa langsung jalan lagi,” kata dia.
Aristo menuturkan, motor listrik karya anak bangsa itu mulai dijual dengan harga Rp 28,6 juta per unit.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Serahkan 300 Paket Sembako & Beasiswa Rp27 Juta untuk Pahlawan Emisi Ojol Motor Listrik
Motor listrik tersebut rencananya baru dipasarkan di wilayah Jabodetabek, meski tidak menutup kemungkinan penjualannya bakal diperluas dalam 3 bulan ke depan.
Sementara itu, Direktur PT WIMA M Samiarto mengapresiasi dukungan dari PT Elektron atas hadirnya motor listrik ini.
Ia mengatakan, kehadiran motor listrik tersebut juga berkaitan dengan isu lingkungan di Indonesia.
Baca Juga:
Rasakan Pengalaman Naik Motor Listrik, PLN UID Jakarta Raya Ajak Media “Electric Vehicle Rides”
”Jadi fokus kita bagaimana kendaraan listrik ini untuk lingkungan harus kita jaga, terutama di Indonesia. Penggunaan roda dua cukup banyak ya. Saya rasa dengan kendaraan listrik akan lebih baik,” ujar Samiarto. [Tio]